Ibadah Haji Didoakan Lancar Saat Pelepasan di Aceh Singkil

kloter 12 Embarkasi BTJ Aceh Tahun 1447 H / 2026 M telah dilaksanakan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

SINGKIL – JurnalMandiri.id – Kegiatan adat dan keagamaan berupa peusejuk, bungong jaroe, serta pelepasan calon jamaah haji kloter 12 Embarkasi BTJ Aceh Tahun 1447 H / 2026 M telah dilaksanakan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Acara ini diselenggarakan pada hari Senin tanggal 11 Mei 2026 dan berlangsung dengan suasana yang khidmat, penuh doa serta harapan yang baik dari semua pihak yang hadir.

Adapun, kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan daerah beserta jajarannya. Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon dan Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman turut hadir dan memimpin jalannya acara. Selain itu, keikutsertaan juga diberikan oleh unsur pimpinan daerah, tokoh agama yang dihormati, kepala instansi, camat serta seluruh keluarga yang akan melepas anggota keluarganya menunaikan ibadah suci.

Melalui prosesi tradisional yang dilakukan dengan tata cara yang baik, doa dipanjatkan kepada Allah SWT agar seluruh calon jamaah diberikan perlindungan, kesehatan, serta kemudahan dalam setiap rangkaian kegiatan ibadah.

Oleh sebab itu, diharapkan mereka dapat menyelesaikan seluruh kewajiban ibadah dengan sempurna dan pulang kembali ke daerah asal dalam keadaan selamat.

Pada saat menyampaikan sambutannya, rasa syukur diucapkan oleh Bupati karena dapat bertemu langsung dengan para calon tamu Allah SWT.

Beliau menyatakan, bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan yang istimewa karena di dalamnya terjalin hubungan baik yang dipenuhi dengan doa dan berkah bersama.

“Pertemuan ini menjadi momentum penuh makna karena kita berkumpul dalam suasana doa, harapan dan keberkahan. Pemerintah daerah turut mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji,” ujar beliau.

Lebih lanjut, perhatian khusus juga diberikan kepada kondisi kesehatan selama di Tanah Suci. Mengingat perbedaan iklim dan aktivitas yang padat, maka diimbau agar pola hidup yang sehat senantiasa diterapkan.

“Jaga kesehatan dengan baik, atur pola istirahat, perbanyak minum air putih dan jangan sembarangan mengonsumsi makanan agar kondisi tubuh tetap prima selama menjalankan ibadah,” pesan beliau.

Selain aspek kesehatan, para jamaah juga diingatkan untuk menjaga kekompakan kelompok, saling membantu satu sama lain serta menuruti semua arahan dari petugas yang bertugas agar perjalanan dan ibadah dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Tampak terlihat, suasana haru terasa saat prosesi doa bersama dilakukan yang melibatkan seluruh hadirin baik dari keluarga maupun petugas pemerintah.

Pada saat menyampaikan sambutannya, rasa syukur diucapkan oleh Bupati karena dapat bertemu langsung dengan para calon tamu Allah SWT.

Sebagai penutup kegiatan, harapan disampaikan oleh pemerintah daerah agar seluruh perjalanan dan pelaksanaan ibadah berjalan sesuai yang direncanakan, serta para jamaah dapat kembali membawa kebahagiaan dan berkah bagi seluruh warga Aceh Singkil.

(Munawan Sahputra)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *