JURNALMANDIRI.ID | Sumedang – Pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Parade IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026), menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan lahir dari perpaduan kerja keras, konsistensi, doa, serta dukungan keluarga.
Dari 1.204 lulusan yang resmi dilantik, kisah perjuangan para lulusan terbaik menjadi inspirasi bagi generasi muda bangsa.
📌Baca Juga:
🔗 Polda Sumsel Kawal Transformasi Sumur Minyak Masyarakat Yang Tak Berizin Menjadi Legal
Aji Bayu Ramadhan asal Nusa Tenggara Timur yang meraih predikat lulusan terbaik pertama menyampaikan rasa syukur mendalam.
Baginya, pendidikan di IPDN menuntut keseimbangan antara pengajaran, pelatihan, dan pengasuhan yang dijalani dengan disiplin tinggi.
“Konsistensi lebih tinggi daripada intensitas. Kita fokus pada hal penting dan jalankan secara berkelanjutan setiap hari,” ujar Aji yang mengakui doa orang tua sebagai sumber kekuatan terbesar di tengah segala tantangan selama empat tahun pendidikan.
📌Baca Juga:
🔗 Panglima TNI Pimpin Pantukhir Seleksi Taruna Akademi TNI Tahun 2026
Mohamad Toriq Anwar asal Banyumas yang juga masuk jajaran lulusan terbaik mengungkapkan kebanggaan dapat memulai pengabdian setelah proses panjang.
Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada orang tua yang senantiasa menjadi tempat berbagi sekaligus sumber motivasi tak tergoyahkan.

Sementara itu, Charina Anggie Simbolon asal Batam membuktikan kegagalan bukanlah akhir; setelah tidak lolos pada percobaan pertama, ia bangkit dan kini berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik berkat ketekunan serta dukungan penuh kedua orang tuanya.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pelantikan ini menjadi kehormatan sekaligus penyemangat besar bagi seluruh Pamong Praja Muda untuk mengawali pengabdian yang tulus bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (HRS)
