Pulau Jambu Berasap! Pembakaran Emas PETI Langgeng, Aparat Diduga Tutup Mata, Warga Desak Kapolsek Cerenti Bertindak

Aktivitas penadah dan pemurnian emas hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat leluasa di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.

JURNALMANDIRI.ID | CERENTI — Aktivitas penadah dan pemurnian emas hasil Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terlihat leluasa di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Sabtu (04/10/2026), awak media memantau lokasi pembakaran emas berada di belakang Mushola dan penyeberangan setempat.

📌 Baca Juga : Mulus Tanpa Rintangan! Ekskavator Kupas Lokasi Kebun Sawit di Petai, PETI Andre-Asnil Berjalan Terus, Warga: Mana Aparat?

Dugaan pemodal usaha ini berinisial BD, dikelola oleh YG yang bertugas melakukan proses pemurnian dan pembakaran emas hasil PETI.

“Pemilik atau pemodal itu inisial BD, dikelola YG. Mereka bekerja sama membeli hasil tambang dari para pekerja PETI,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga menyayangkan aktivitas ini berjalan tanpa gangguan berarti. Diduga kuat Aparat Penegak Hukum (APH) menutup mata.

Lebih mengkhawatirkan, proses pembakaran menggunakan air raksa menghasilkan asap beracun yang mencemari udara dan memicu keluhan kesehatan seperti radang tenggorokan di lingkungan sekitar.

“Pelakunya sendiri sadar bahayanya — mereka pakai masker saat membakar. Lalu bagaimana dengan kami warga yang tidak punya perlindungan apa-apa?” tegas warga.

📌 Baca Juga : Patroli Brimob Cegah Tawuran di Cakung, Dua Pemuda Diamankan — Satu Celurit Disita

Warga secara tegas meminta Kapolsek Cerenti turun langsung ke lokasi, memeriksa fakta di lapangan, menghentikan aktivitas berbahaya ini, dan mempertanggungjawabkan pelaku di muka hukum.

Hingga berita diturunkan, upaya konfirmasi kepada pihak yang diduga mengelola usaha maupun Kapolsek Cerenti belum memperoleh tanggapan. Redaksi akan terus berupaya menghubungi pihak terkait guna menjaga keseimbangan informasi.(Bs007)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *